SMAN 1 Banjarnegara terus berupaya meningkatkan gerakan literasi sekolah (GLS) dengan berbagai upaya kegiatan

kepenulisan bagi guru dan siswa. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan bertajuk Menulis Bareng Alumni SMAN 1 Banjarnegara.

Kegiatan Menulis Bareng Alumni merupakan rangkaian memperingati bulan bahasa pada bulan Oktober 2021 yang diadakan oleh Pustakan Cendekia Perpustakaan Pustaka Cendekia, namun karena berbagai hal sehingga baru terlaksana bulan Desember tahun 2021.

Kegiatan tersebut bertujuan memotivasi

siswa untuk meningkatkan keterampilan menulis dan menggeluti dunia kepenulisan yang bisa bermanfaat sebagai bekal siswa setelah lulus dari SMAN 1 Banjarnegara.

Kegiatan menulis bareng alumni dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Jumat dan Sabtu

tanggal 17-18 Desember 2021. Pembukaan acara Hari Jumat dibuka oleh Kepala SMAN 1 Banjarnegara, Sudarto,S.Pd.,M.M pukul 08.30 dilanjutkan pengarahan singkat dan berbagi pengalaman menulis buku.

“Kegiatan menulis bareng alumni ini semoga bermanfaat bagi siswa dan menjadi media untuk berkreativitas mengembangkan

kompetensi siswa dalam bidang menulis. Menulis jangan dijadikan sebagai beban tapi jadikan menulis sebagai kreativitas kalian dalam pengembangan diri, dan menulis untuk keabadian yang akan dikenang sepanjang masa,” katanya.

Sudarto selama menjabat sebagai kepala sekolah sudah menulis 6 buku nonfiksi berkaitan dengan menulis pengalaman selama

menjadi kepala sekolah.

Dia memotivasi kepada siswa untuk semangat menggali potensi yang terpendam pada siswa agar dituangkan

dalam keterampilan menulis yang bisa bermanfaat di masa depan.

Kemudian acara dipandu oleh Sunarti guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Banjarnegara dilanjutkan pemaparan materi tentang menulis

artikel/konten di media online. Narasumber yang mengisi kegiatan Sumarsi,S.Pd.SD,M.Si. dari Media Portal Pekalongan dan Tim

Redaksi Opini Jateng. Sumarsi memaparkan kiat menulis konten yang layak untuk dipublikasi di media online dan berbagi pengalaman pribadi selama menjadi seorang konten kreator yang sudah cukup lama berkiprah di media online dan sudah mendapatkan jutaan rupiah dari hasil menulisnya.

Materi yang cukup padat diselingi dengan tanya jawab oleh peserta diantaranya Satria Adi Pamungkas kelas XII IPA 5 menanyakan berkaitan dengan judul yang baik.

“Dalam artikel kadang ada judul yang terkesan lebay, dan tidak sesuai dengan isinya, bagaimana judul yang mengena pada sebuah artikel/konten dan menarik minat pembaca?” tanya Satria.

Kemudian penanya lainya dari Hesti Riswanti kelas XII IPA 4 berkaitan dengan mengambil sumber dari media lain.

“Bagaimana jika seorang penulis itu mengambil sumber dari sebuah website dan ternyata dari website tersebut juga mengambil dari orang lain tetapi tidak dicantumkan dalam website tersebut, jadi ketika kasus seperti itu yang mendapat sanksi itu penulis yang mengambil dari website tersebut atau website nya yang mendapatkan sanksi,” tanya Hesti.

Pertanyaan yang cukup kritis dari peserta dijawab dengan jelas dan gamblang oleh Sumarsi disertai pemaparan contoh judul

yang baik dan masuk keterbacaan google. Suasana kegiatan semakin menarik anak-anak juga semangat saat narasumber memberikan

callenge berupa kuis bagi siapa yang bagus menulis judul dan membuat outline yang menarik maka diberi kenang-kenangan berupa buku karya Sumarsi berupa antologi cerpen.***